Fenomena Alam
Sebagian besar umat Islam yakin Al Qur’an mengandung semua perkara penting, mulai hubungan antara Tuhan dan manusia hingga peristiwa alam. Terdapat beberapa ayat Al Qur’an tentang fenomena – fenomena alam. Sebelum beberapa orang non – Muslim mengklaim telah menemukan fenomena alam tersebut, Al Qur’an telah membahasnya ribuan tahun sebelumnya.
Surat Al Anbiya ayat 30, yang berarti:
“Dan apakah orang – orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulunya menyatu, kemudian Kami pisahkan keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tidak juga beriman?”
Ayat ini menjelaskan tentang terbentuknya alam semesta yang juga dikenal sebagai The Big Bang. Teori The Big Bang baru muncul berabad – abad setelah disebutkan dalam Al Qur’an.
Surat Al Anbiya ayat 33:
“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing – masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.”
Ayat ini menjelaskan bahwa semua planet berputar pada poros atau orbitnya dalam suatu gerakan berpindah – pindah.
Surat At – Tur ayat 6:
“Dan laut yang di dalamnya ada api.”
Ayat ini menjelaskan adanya api di dasar laut dekat pantai di Florida, Amerika Serikat. Para ilmuwan yang menyelam menemukan lava cair yang mengalir disertai abu vulkanik yang suhunya mencapai 231 derajat Celcius.
Surat Al Furqan ayat 53:
“Dan Dialah (Allah) yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan), yang satu tawar dan segar dan yang lainnya asin. Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus.”
Ayat ini menjelaskan adanya sungai di bawah laut, lengkap dengan pepohonan dan dedaunan yang mengalir di dasar laut Meksiko.
Surat Ar Rahman ayat 19 – 20:
“Dia membiarkan dua lautan, yang keduanya kemudian bertemu (berdampingan). Di antara keduanya ada batas yang tidak dapat dilampaui masing – masing.”
Fenomena yang dimaksud adalah air laut Samudera Atlantik dan Lautan Mediterania yang saling bertemu di Selat Gibraltar tetapi di antaranya memiliki batasan atau tidak menyatu. Air masing – masing lautan mempertahankan sifat individu seperti suhu, warna, dan kepadatan.
Mohon dukungannya melalui: https://trakteer.id/aldyuris
Komentar
Posting Komentar